Dari Kepulauan untuk Indonesia, Kades Mattiro Baji Bangkitkan Semangat Gotong Royong dan Cinta Tanah Air

1 day ago 10

PANGKEP – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Desa Mattiro Baji, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen menyemarakkan bulan kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang membangkitkan rasa cinta tanah air, persatuan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Kepala Desa Mattiro Baji, H. Aburaerah, SE, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (31/7/2026), mengatakan bahwa seluruh warga di desanya akan mengibarkan Bendera Merah Putih di setiap rumah mulai 1 hingga 30 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, pengibaran Sang Merah Putih bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan simbol kecintaan kepada bangsa sekaligus pengingat akan besarnya pengorbanan para pejuang dalam merebut kemerdekaan yang kini dinikmati seluruh rakyat Indonesia.

Selain mengibarkan bendera, Pemerintah Desa Mattiro Baji juga menggerakkan masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan agar desa tampak bersih, rapi, indah, dan nyaman selama rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI berlangsung.

H. Aburaerah menjelaskan bahwa kegiatan kebersihan lingkungan tersebut merupakan tindak lanjut atas imbauan Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep, Hj. Suriani Hamid, yang mengajak seluruh masyarakat menyemarakkan HUT RI dengan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengibarkan Bendera Merah Putih sepanjang bulan Agustus.

"Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Lingkungan yang bersih mencerminkan masyarakat yang peduli, bersatu, dan siap membangun desanya menuju kehidupan yang lebih baik, " ujar H. Aburaerah.

Ia menilai Hari Kemerdekaan merupakan momentum yang sangat berharga untuk mempererat silaturahmi antarsesama warga, memperkuat rasa persaudaraan, serta membangun semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kepulauan.

Tidak hanya itu, Pemerintah Desa Mattiro Baji juga mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan potensi yang dimiliki di sekitar rumah masing-masing, terutama pekarangan yang masih kosong, agar ditanami berbagai tanaman produktif yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga.

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah akan menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan sehat, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga serta membuka peluang tambahan pendapatan apabila hasilnya dikelola secara baik.

Gerakan menanam tanaman produktif tersebut diharapkan menjadi kebiasaan baru masyarakat Desa Mattiro Baji sehingga setiap rumah memiliki halaman yang asri, tertata, dan mampu memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan secara berkelanjutan.

H. Aburaerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, hingga anak-anak untuk bersama-sama menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 dengan menjaga persatuan, keamanan, dan semangat kebersamaan.

Ia berharap semangat kemerdekaan tahun ini menjadi energi positif bagi seluruh warga Desa Mattiro Baji untuk terus bergotong royong, menjaga persatuan, memanfaatkan seluruh potensi desa, serta bersama-sama mewujudkan desa kepulauan yang bersih, produktif, maju, mandiri, dan semakin sejahtera.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |