SAMPIT, Radarsampit.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Desa Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (19/7/2026) malam. Kobaran api menghanguskan sebuah rumah milik warga hingga rata dengan tanah. Selain menyebabkan kerugian material, insiden tersebut juga mengakibatkan seorang warga mengalami luka ringan.
Peristiwa itu langsung mengundang kepanikan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan mengancam rumah-rumah di sekitarnya. Beruntung, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim bergerak cepat sehingga si jago merah berhasil dilokalisasi sebelum menjalar lebih luas.
Informasi kebakaran diterima sekitar pukul 19.40 WIB dari Kepala Desa Bajarum, Umar. Hanya berselang satu menit, personel Pos Sektor Damkar Kecamatan Kota Besi diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit Mobil Unit Pemadam Kebakaran (MUPK) 011.
Kepala Seksi Humas Disdamkarmat Kotim, Heri Wahyudi, mengatakan tim langsung melakukan penanganan begitu menerima laporan masyarakat.
“Petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar rumah yang terbakar,” ujarnya.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.50 WIB, petugas terlebih dahulu melakukan penilaian situasi sebelum memulai proses pemadaman satu menit kemudian. Berkat kerja cepat personel damkar dibantu warga sekitar, kobaran api berhasil dikendalikan pada pukul 20.15 WIB.
Lima menit setelahnya, proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai. Petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan sebelum kembali ke Pos Sektor Kota Besi sekitar pukul 20.35 WIB.
Operasi pemadaman dipimpin Kepala Pos Sektor Damkar Kota Besi, Benny, bersama Mat Ali dengan dukungan personel Tri Putra Kusuma dan Noval Dwi Priyanto.
Sebelum petugas tiba, warga sempat berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api membesar disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari atap rumah.
Salah seorang warga, Nisa, menyebut rumah yang terbakar merupakan milik Sanah. Menurutnya, peristiwa itu berlangsung sangat cepat sehingga penghuni dan warga sekitar hanya sempat menyelamatkan sebagian kecil barang.
Meski satu rumah habis dilalap api, respons cepat petugas berhasil mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di lingkungan padat penduduk tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu orang dilaporkan mengalami luka ringan.
Hingga Minggu malam, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang. Sementara itu, besaran kerugian material juga masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.
Disdamkarmat Kotim kembali mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman serta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kebakaran. Langkah cepat pelaporan dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan dan meminimalkan dampak kebakaran.

















































