Awaludin
, Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |07:25 WIB

Masjidil Haram (foto: Okezone)
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi melalui General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques memastikan, bahwa pelaksanaan shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadhan akan tetap dilakukan dengan format 10 rakaat, ditambah 3 rakaat shalat Witir.
Ketetapan ini diambil untuk mempertahankan tata cara ibadah yang telah dijalankan secara turun-temurun di dua masjid suci umat Islam tersebut. Format 10 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir dinilai sebagai bagian dari tradisi utama yang terus dijaga demi keseragaman pelaksanaan ibadah di tengah jemaah dari berbagai negara.
Pelaksanaan shalat Tarawih akan dilakukan dalam lima kali salam (taslim) dan ditutup dengan salam terakhir dari shalat Witir.
Menurut laporan The Islamic Information yang dikutip Senin (2/2/2026), pola ini dianggap paling sesuai dengan praktik ibadah yang telah lama berlaku di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Otoritas Arab Saudi juga memastikan bahwa rangkaian shalat Tarawih akan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia. Langkah ini memungkinkan jutaan umat Islam di berbagai negara tetap dapat merasakan kekhusyukan ibadah Ramadhan di Tanah Suci secara virtual.

















































