Data Peserta PBI JK Nonaktif Pengidap Sakit Kronis Tak Sinkron, Ini Penjelasan Mensos

3 hours ago 2

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Senin, 09 Februari 2026 |14:23 WIB

Data Peserta PBI JK Nonaktif Pengidap Sakit Kronis Tak Sinkron, Ini Penjelasan Mensos

Pimpinan DPR panggil Mensos hingga Menkeu bahas penonaktifan BPJS PBI (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan perbedaan data dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) soal peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan pengidap sakit kronis.

Dalam data Kemenkes, ada 120.472 ribu peserta PBI JK yang dinonaktifkan merupakan pasien penyakit kronis. Sementara data Kemensos, hanya 106 ribu peserta PBI JK pengidap penyakit kronis yang dinonaktifkan.

"Data kami 106 (ribu) itu adalah setelah kita sesuaikan dengan yang meninggal," ujar Gus Ipul saat Rapat Konsultasi bersama Pimpinan DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Gus Ipul mengatakan, pihaknya telah melakukan validasi ulang terhadap peserta PBI JK pengidap sakit kronis. "Jadi 120 itu, kemudian kita cek ulang dan tinggal 106 setelah kita lakukan penelusuran yang meninggal. Jadi 106, yang dari catatan kami," ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul berkata, data dalam jaminan sosial merupakan hal yang krusial. Apalagi, kata dia, data kerap berubah seiring berjalannya waktu.

"Kenapa? Karena setiap hari ada yang meninggal, setiap hari ada yang lahir, setiap hari ada yang menikah, setiap hari ada yang pindah tempat, setiap hari ada yang naik kelas, setiap hari ada yang turun kelas. Ini sangat krusial," ucapnya.

"Jadi mungkin data hari ini dengan data besok sudah sangat berubah. Ini yang perlu kita sadari bersama," pungkas Gus Ipul.

(Arief Setyadi )

Read Entire Article
Desa Alam | | | |