Felldy Utama
, Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |20:22 WIB

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto
JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menekankan bahwa PDIP harus tetap menjadi kekuatan politik yang berakar pada nilai-nilai moral. Ia mengingatkan bahwa esensi berpartai adalah memenangkan hati rakyat melalui kerja nyata, bukan sekadar memburu jabatan.
Hal itu diungkapkannya saat memimpin langsung rapat konsolidasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kalimantan Timur di Samarinda, Senin (2/2/2026).
“Politik itu bukan sekadar soal perebutan kekuasaan atau kursi di pemerintahan. Politik adalah perjuangan moral. Politik adalah jalan kehidupan untuk menyuarakan mereka yang tidak terdengar, serta membela hak-hak rakyat yang terpinggirkan melalui kebijakan yang konkret,” kata Hasto.
Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyoroti peran strategis Kalimantan Timur dalam visi geopolitik nasional. Ia menginstruksikan kader di daerah untuk memperjuangkan politik ekologi demi menjaga kelestarian hutan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur Kaltim di masa depan harus memberikan manfaat jangka panjang tanpa merusak alam.
“Bung Karno sejak dulu menetapkan Kalimantan sebagai pusat paru-paru dunia. Maka, tugas kita adalah mengembalikan semangat politik ekologi itu. Pembangunan di Kaltim jangan hanya terfokus pada jalan tol, tetapi juga transportasi logistik massal seperti rel kereta api untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan buruh,” ujarnya.
Hasto mengajak seluruh kader PDIP Kaltim peka terhadap penurunan daya beli masyarakat, termasuk kelas menengah yang daya belinya menurun akibat masalah kualitas pertumbuhan ekonomi. Ia mendorong setiap daerah memiliki program nyata yang meringankan beban rakyat secara langsung.


















































