BARRU – Mengusung nilai budaya Bugis “Sipamase-Mase” (saling menyayangi dan peduli), Pemerintah Desa bersama masyarakat Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, bergotong royong melakukan perbaikan jalan rusak di sepanjang ruas jalan yang menghubungkan jalan provinsi menuju Kantor Desa Lalabata.
Gagasan masyarakat tersebut mendapat respons positif dari Kepala Desa Lalabata, Aris Tahir. Melalui konsep swadaya masyarakat, perbaikan jalan dilakukan sebagai solusi sementara untuk mengatasi keluhan warga terkait banyaknya lubang di sepanjang ruas jalan tersebut.

“Hari ini merupakan hari ketiga pelaksanaan perbaikan jalan dengan konsep swadaya masyarakat. Insyaallah kegiatan ini akan terlaksana dengan baik, ” ujar Aris Tahir saat turut bekerja bersama warga di lokasi perbaikan, Jumat (19/6/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, kepala desa memimpin langsung kegiatan perbaikan jalan yang didukung oleh partisipasi masyarakat, baik dalam bentuk tenaga maupun material.
“Sebanyak satu unit mesin molen dihadirkan di lokasi untuk membantu proses pencampuran pasir dan semen, ” jelasnya.

Teriknya sinar matahari tidak menyurutkan semangat warga yang terlibat dalam gotong royong. Kepala desa bersama staf desa, Ketua BPD, kepala dusun, dan para ketua RT turut memberikan semangat sekaligus berpartisipasi langsung dalam proses pengerjaan.
Meskipun ruas jalan tersebut pada dasarnya menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Barru, masyarakat tetap menunjukkan antusiasme dan kepedulian tinggi untuk membangun Desa Lalabata agar menjadi lebih baik di masa mendatang.
Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa dapat terus berjalan melalui kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
(red-jni)

16 hours ago
8

















































