OJK Siap Buka Data Kepemilikan Saham di Atas 1% ke MSCI

23 hours ago 4

OJK Siap Buka Data Kepemilikan Saham di Atas 1% ke MSCI

OJK terbuka dengan data kepemilikan saham investor yang menguasai lebih dari 1 persen saham perusahaan terbuka. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) telah menyelesaikan pertemuan dengan penyedia indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International). Pertemuan ini membahas kesiapan OJK untuk terbuka dengan data kepemilikan saham investor yang menguasai lebih dari 1 persen saham perusahaan terbuka, sebagai tindak lanjut temuan MSCI terkait transparansi pasar saham Indonesia.

"Terkait dengan disclosure (pengungkapan) atas kepemilikan pemegang saham dengan porsi di bawah 5%, yang kita komitkan dapat dilakukan untuk kepemilikan saham di atas bahkan 1%," kata Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, dalam konferensi pers di Gedung BEI, Senin (2/2/2026).

Hasan Fawzi mengatakan, diskusi dengan MSCI berlangsung konstruktif dan sejalan dengan agenda reformasi yang tengah dijalankan OJK. Pertemuan tersebut dihadiri oleh OJK, perwakilan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Danantara Indonesia, bersama tim analis MSCI.

Selain itu, OJK juga akan meningkatkan granularitas data investor yang dikelola KSEI. Klasifikasi investor yang selama ini terbatas pada sembilan tipe utama akan diperluas menjadi 27 sub-tipe investor.

"Dengan perincian tersebut, klarifikasi dan kredibilitas data kepemilikan saham akan semakin kuat," ujarnya.

Dalam aspek likuiditas, OJK turut menyampaikan rencana kenaikan minimum free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan pasar modal.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |