Penyebab Followers Instagram Turun Drastis, Ini yang Sedang Terjadi di Platform Meta

8 hours ago 5

Radarsampit.com – Jumlah pengguna yang kehilangan pengikut Instagram dalam beberapa hari terakhir terus menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak akun, mulai dari pengguna biasa hingga selebritas dunia, mendadak mengalami penurunan followers dalam jumlah besar. Kondisi ini membuat banyak orang bertanya-tanya soal penyebab followers Instagram turun secara tiba-tiba.

Fenomena tersebut ternyata bukan hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah pengguna di berbagai negara juga melaporkan hal serupa. Bahkan, beberapa akun publik disebut kehilangan ribuan hingga jutaan pengikut hanya dalam waktu singkat.

Diduga, penyebab followers Instagram turun berkaitan dengan langkah pembersihan akun palsu atau bot yang sedang dilakukan platform milik Meta tersebut. Instagram disebut tengah memperketat sistem moderasi untuk menjaga kualitas interaksi pengguna di dalam aplikasi.

Sejumlah laporan menyebut akun-akun spam, bot, hingga akun tidak aktif mulai dihapus secara bertahap. Langkah ini dikenal dengan istilah bot purge, yakni proses pembersihan akun non-organik agar ekosistem media sosial menjadi lebih sehat dan autentik.

Salah satu figur publik yang dikabarkan terdampak adalah Kylie Jenner. Akunnya disebut mengalami penurunan followers cukup besar selama proses pembersihan berlangsung.

Bagi kreator konten dan influencer, jumlah followers memang menjadi salah satu indikator penting. Selain memengaruhi citra akun, jumlah pengikut juga berkaitan dengan kerja sama brand, nilai promosi, hingga tingkat engagement.

Mengutip laporan Yahoo! pada 7 Mei 2026, Instagram mulai memperluas kebijakan konten orisinal sejak 5 Mei 2026. Platform tersebut disebut tidak lagi memprioritaskan akun yang terlalu sering mengunggah ulang konten milik pengguna lain.

Selain itu, Instagram juga diduga mulai menggunakan sistem moderasi berbasis artificial intelligence atau AI untuk mendeteksi aktivitas tidak wajar. Teknologi tersebut mampu membaca pola perilaku akun spam, aktivitas otomatis, hingga interaksi palsu yang dianggap melanggar aturan platform.

Akibatnya, banyak akun mengalami penurunan followers sekitar 2 hingga 5 persen hanya dalam semalam. Kondisi ini paling terasa bagi kreator kecil dan menengah yang selama ini mengandalkan pertumbuhan audiens di media sosial.

Topik ini pun ramai dibahas di berbagai platform seperti Threads dan X. Bahkan, sebagian warganet menyebut fenomena tersebut sebagai “Great Purge of 2026” karena dampaknya yang terjadi secara masif dan serentak.

Meski membuat banyak pengguna panik, langkah ini sebenarnya dilakukan untuk meningkatkan kualitas komunitas digital. Instagram ingin memastikan interaksi yang terjadi berasal dari akun asli, bukan bot atau followers palsu.

Halaman: 1 2

Read Entire Article
Desa Alam | | | |