Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 09 Februari 2026 |12:43 WIB

Ribuan Warga Mengungsi Akibat Musibah Tanah Bergerak di Tegal
JAKARTA - Sebanyak 2.453 warga mengungsi akibat fenomena pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari membeberkan data pengungsi yaitu 945 laki-laki, 982 perempuan, 220 lansia, 3 ibu hamil, 3 ibu menyusui, 179 anak-anak, 40 balita, 65 batita, 1.049 remaja, dan 894 dewasa.
"Para pengungsi terpusat di delapan titik pengungsian yaitu Majelis Az Zikir wa Rotibain, Majelis & Dukuh Pengasinan, SD N 2 Padasari, Dukuh Lebak RW 05, Gedung Serbaguna Desa Penujah, Ponpes Dawuhan Padasari, Dukuh Tengah Desa Tamansari, dan Desa Mokaha Kecamatan Jatinegara," ujarnya, Senin (9/2/2026).
Aam -- panggilan akrabnya -- memastikan Tim BNPB telah bersiaga di lokasi terdampak dan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah setempat serta menyalurkan dukungan bantuan logistik dan permakanan.
Saat ini, selain pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, fokus penanganan secara pararel adalah pendataan warga terdampak tanah bergerak dan pencarian lokasi untuk pembangunan huntara.
Dinas Sosial, Dukcapil dan Perkim Kabupaten Tegal melakukan verifikasi dan pemutakhiran data By Name By Address (BNBA) untuk penerbitan Surat Keputusan kebutuhan hunian sementara (huntara).















































