Tanda-Tanda Anak Depresi, Jangan Sampai Kecolongan, Moms!

6 hours ago 2

Tanda-Tanda Anak Depresi, Jangan Sampai Kecolongan, Moms!

Tanda-Tanda Anak Depresi, Jangan Sampai Kecolongan, Moms! (Foto: Freepik)

JAKARTA - Viral kasus bocah berusia 10 tahun asal Nusa Tenggara Timur yang meninggal dunia menjadi duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Siswa sekolah dasar tersebut tutup usia setelah mengalami tekanan emosional berat akibat kondisi keluarga yang tidak mampu membelikan alat tulis sekolah.

Peristiwa ini menjadi sorotan bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memahami depresi pada anak. Depresi tidak hanya dialami oleh orang dewasa. Anak-anak pun bisa mengalami tekanan emosional yang mendalam, meski sering kali tidak disadari oleh orang-orang di sekitarnya.

Banyak orang tua menganggap perubahan sikap anak sebagai hal yang wajar dan sekadar fase tumbuh kembang, kelelahan, atau kenakalan biasa. Padahal, di balik sikap diam, mudah marah, atau menarik diri, bisa tersimpan perasaan sedih, takut, dan putus asa yang sulit diungkapkan oleh anak.

Berbeda dengan orang dewasa, anak belum memiliki kemampuan untuk memahami dan menamai emosi yang mereka rasakan. Mereka juga kerap tidak tahu bagaimana cara meminta pertolongan. Akibatnya, kondisi depresi pada anak sering muncul dalam bentuk perubahan perilaku, kebiasaan, atau keluhan fisik yang terlihat sepele.

Jika tidak dikenali sejak dini, depresi dapat memengaruhi perkembangan emosi, hubungan sosial, hingga prestasi akademik anak dalam jangka panjang.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |