Kisah Kapten Jepang Shimizu Kazuya, Masih Gagal Move On Usai Dikalahkan Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

3 hours ago 4

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 12 Februari 2026 |02:05 WIB

Kisah Kapten Jepang Shimizu Kazuya, Masih Gagal Move On Usai Dikalahkan Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Shimizu Kazuya kecewa Timnas Futsal Jepang tersingkir di semifinal Piala Asia Futsal 2026. (Foto: Instagram/@fuga11kazuya)

KISAH kapten Timnas Futsal Jepang, Shimizu Kazuya, belum mampu menyembunyikan rasa terpukulnya usai timnya disingkirkan Timnas Futsal Indonesia di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Kekalahan itu terjadi pekan lalu dan menjadi pukulan telak bagi Samurai Biru -julukan Timnas Futsal Jepang. 

Timnas Futsal Jepang harus mengubur mimpi melangkah ke final setelah takluk 3-5 dari Indonesia di Indonesia Arena, Jakarta pada Kamis 5 Februari 2026. Hasil tersebut memastikan langkah mereka terhenti di babak empat besar.

Shimizu Kazuya (kiri) masih kesal Timnas Futsal Jepang gugur di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Shimizu Kazuya (kiri) masih kesal Timnas Futsal Jepang gugur di semifinal Piala Asia Futsal 2026.

Kekalahan ini terbilang mengejutkan, mengingat Jepang datang dengan status raksasa Asia dan koleksi empat gelar Piala Asia Futsal. Sementara itu, Indonesia baru pertama kali tampil di babak semifinal Piala Asia Futsal. 

1. Kekalahan Jepang dari Indonesia Jadi Sorotan Asia

Tersingkirnya Jepang bukan hanya mengguncang atmosfer Jakarta sebagai tuan rumah turnamen. Hasil itu  juga mengundang sorotan luas dari publik futsal Asia.

Rasa kecewa itu masih membekas dalam diri Shimizu Kazuya. Ekspresinya terlihat jelas melalui unggahan di media sosial yang dia bagikan belum lama ini.

"AFC Futsal berakhir dengan kekalahan di babak 4 besar. Saya sangat kecewa karena tidak bisa membalas harapan semua orang yang telah mendukung kami hingga akhir dengan hasil yang memuaskan," ujar Shimizu Kazuya, Okezone mengutip dari akun Instagram pribadinya, @fuga11kazuya.

"Saya akan menghadapi kekecewaan ini dengan tegar, memprosesnya, bangkit kembali, dan melanjutkan jalan yang saya yakini," sambung pemain futsal berusia 29 tahun ini.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |