Lestarikan Warisan Leluhur, Desa Siddo Gelar Pesta Budaya Mappadendang 2026 dengan Meriah

17 hours ago 8

BARRU - Suara alu yang beradu dengan lesung memecah keheningan malam di RT 02 Dusun Congko, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.

Pada Senin malam (16/3/2026), masyarakat berkumpul dalam balutan tradisi pada perayaan Budaya Mappadendang Desa Siddo Tahun 2026.

Mengusung tema “Desa Siddo Bermartabat secara Budaya, Berdaya secara Ekonomi melalui Ketahanan Pangan Desa”, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol rasa syukur atas hasil panen dan upaya memperkuat jati diri desa.

Acara ini dihadiri oleh jajaran penting di tingkat kecamatan dan desa, menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya lokal.

Tampak hadir di lokasi, Camat Soppeng Riaja bersama unsur Forkopimca (Kapolsek dan Danramil).

Selain itu, hadir pula Kepala BPP, BPD Desa Siddo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bidan Desa, seluruh Lembaga Desa Siddo dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Siddo, Khaerul Rijal, ST., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. 

Ia menekankan bahwa Mappadendang merupakan agenda tahunan yang kini telah memasuki tahun kedua dengan sistem pelaksanaan bergilir di setiap dusun.

“Kami berharap kedepan pelaksanaan kegiatan Budaya Mappadendang bisa lebih meriah dan variatif serta menghadirkan kebudayaan lokal lainnya, ” ujar Khaerul Rijal optimis.

Ia juga menambahkan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari pemerintah kecamatan dan antusiasme warga. 

"Terima kasih kepada pemerintah kecamatan beserta Forkopimca dan masyarakat Desa Siddo yang telah memberikan support mulai dari persiapan sampai pelaksanaan malam ini dengan lancar dan meriah, " ucapnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sejarah Padendang untuk mengedukasi generasi muda, dilanjutkan dengan tarian Padendang yang gemulai. 

Puncak acara yang paling dinanti adalah atraksi Mappadendang, di mana para penumbuk gabah menunjukkan keahlian menciptakan irama harmonis menggunakan alu dan lesung.

Kegiatan ini membuktikan bahwa di tengah arus modernisasi tahun 2026, Desa Siddo tetap kokoh memegang teguh akar budayanya sebagai fondasi menuju desa yang lebih bermartabat dan mandiri secara ekonomi.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |