Musrenbang Desa dan Kelurahan: Saatnya Prioritaskan Program Penggerak Ekonomi Rakyat

2 days ago 9

PANGKEP SULSEL - Kemajuan desa dan kelurahan sangat ditentukan oleh keberanian pemerintah setempat dalam menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Melalui perencanaan yang tepat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), berbagai sektor seperti pertanian, perikanan, peternakan, UMKM, hingga pariwisata dapat menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat. Program yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja diyakini mampu meningkatkan pendapatan warga secara berkelanjutan.

Sebaliknya, apabila potensi lokal tidak dikelola dengan baik, desa dan kelurahan dikhawatirkan akan tertinggal dalam persaingan pembangunan. Lahan produktif dapat terbengkalai, angka pengangguran berpotensi meningkat, dan banyak generasi muda memilih merantau karena terbatasnya peluang kerja. Kondisi tersebut dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi sekaligus menghambat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Agar desa dan kelurahan cepat maju serta masyarakat semakin sejahtera, pembangunan sebaiknya berfokus pada peningkatan ekonomi lokal, bukan hanya pembangunan fisik. Program yang dapat diprioritaskan antara lain:

1. Mengembangkan potensi unggulan desa/kelurahan, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan pariwisata.

2. Membentuk dan memperkuat BUMDes atau usaha ekonomi masyarakat yang dikelola secara profesional.

3.Mendorong UMKM dengan pelatihan, bantuan peralatan, akses permodalan, dan pemasaran digital.

4. Membangun infrastruktur yang mendukung produksi, seperti jalan usaha tani, irigasi, embung, dan pasar hasil pertanian.

5. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan, kewirausahaan, dan teknologi.

6. Mengembangkan industri pengolahan hasil pertanian dan perikanan agar produk memiliki nilai tambah.

7. Melibatkan masyarakat dalam perencanaan melalui Musrenbang sehingga program benar-benar sesuai kebutuhan.

8. Menjaga transparansi penggunaan anggaran agar pembangunan berjalan efektif dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Apabila desa dan kelurahan tidak berupaya mengembangkan potensi ekonomi daerahnya, beberapa dampak yang dapat terjadi di masa depan adalah:

1. Kemiskinan dan pengangguran berpotensi tetap tinggi atau meningkat.

2. Generasi muda lebih banyak merantau karena kurangnya lapangan pekerjaan.

3. Lahan pertanian, perkebunan, atau potensi wisata menjadi terbengkalai.

4. Pendapatan masyarakat tumbuh lambat sehingga daya beli melemah.

5. Ketergantungan terhadap bantuan pemerintah semakin besar.

6. Kesenjangan dengan daerah yang lebih maju semakin lebar.

7. Pendapatan asli desa atau sumber ekonomi lokal sulit berkembang.

8. Target peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih sulit dicapai.

Intinya, desa dan kelurahan yang mampu menggali dan mengelola potensi lokal secara berkelanjutan akan memiliki peluang lebih besar menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong kesejahteraan. Sebaliknya, jika potensi yang dimiliki tidak dimanfaatkan, peluang ekonomi akan hilang dan pembangunan cenderung berjalan lebih lambat.

Karena itu, pemerintah desa, kelurahan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan bersinergi menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan utama pembangunan. Dengan perencanaan yang tepat, pengelolaan yang transparan, serta dukungan berbagai pihak, desa dan kelurahan diyakini mampu tumbuh menjadi wilayah yang mandiri, maju, dan sejahtera, sekaligus memberikan harapan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Pangkep 7 Agustus 2026

Herman Djide 

Ketua Jurnalis Nasional Indonesia ( JNI )

Cabang Kabupaten Pangkajene Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan 

Read Entire Article
Desa Alam | | | |