Banjarbaru, radarsampit.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banjarmasin memperkuat kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin melalui program Sinergi Integritas Antisipasi Gangguan Kebakaran (Siaga). Kerja sama ini menjadi langkah bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran yang dapat berdampak pada keselamatan masyarakat dan infrastruktur ketenagalistrikan.
Penguatan kolaborasi ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis (27/8) di Ruang Rapat Banua PLN UP3 Banjarmasin. PKS ditandatangani oleh Manajer PLN UP3 Banjarmasin Yanuar dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin Hendro, M.Pd.
Penandatangan Perjanjian Kerja sama program Sinergi Integritas Antisipasi Gangguan Kebakaran (Siaga) oleh Manajer PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin, Hendro, M.Pd., untuk percepatan penanganan kondisi darurat yang lebih cepat dan terkoordinasi.Manajer PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kesiapan kedua pihak dalam menghadapi kondisi darurat.
“Melalui Siaga, kami memperkuat komunikasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin. Dengan kesiapan yang dibangun bersama, masing-masing pihak dapat bergerak lebih cepat dan tepat sesuai perannya ketika menghadapi kondisi darurat,” ujar Yanuar.
Kerja sama ini penting karena penanganan kebakaran membutuhkan respons yang cepat, terlebih ketika kejadian berada di sekitar infrastruktur kelistrikan. Koordinasi antarpihak menjadi bagian penting untuk mendukung keselamatan petugas, masyarakat, dan lingkungan sekitar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin, Hendro, M.Pd., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, penanganan kondisi darurat akan lebih efektif ketika setiap pihak dapat menjalankan perannya secara terpadu.
“Kerja sama ini menjadi langkah baik untuk memperkuat kesiapsiagaan bersama. Kami siap mendukung PLN sesuai tugas dan kompetensi masing-masing agar penanganan kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, terarah, dan mengutamakan keselamatan masyarakat,” jelas Hendro.
Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak membangun kesiapan bersama dalam menghadapi potensi kebakaran, mulai dari komunikasi hingga penanganan di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat respons sekaligus meminimalkan risiko ketika kondisi darurat terjadi.
Melalui program Siaga, PLN UP3 Banjarmasin dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penanganan kondisi darurat yang lebih cepat dan terkoordinasi.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengapresiasi kerja sama yang dibangun PLN UP3 Banjarmasin bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin. Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi risiko membutuhkan dukungan berbagai pihak dengan peran dan kompetensi yang saling melengkapi.
“Kami mengapresiasi kerja sama melalui program Siaga ini. Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat budaya keselamatan dan kesiapsiagaan, sehingga potensi risiko dapat diantisipasi dan ditangani dengan lebih baik,” ujar Iwan.
Halaman: 1 2

















































