Gandeng BINUS University, Kades Nepo Siap Dongkrak Kualitas SDM Lewat PusGita

3 hours ago 3

BARRU - Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, mencatatkan pencapaian membanggakan setelah resmi terpilih sebagai satu-satunya wilayah di Kabupaten Barru yang menjadi lokasi distribusi inovasi perpustakaan digital tanpa internet dari BINUS University.

Program bertajuk PusGita (Perpustakaan Digital Offline) ini hadir sebagai solusi nyata pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat pendidikan generasi muda, khususnya di wilayah yang menghadapi tantangan akses. ​Melalui program pengabdian masyarakat ini, BINUS University mendistribusikan fasilitas utama berupa 4 unit laptop serta 1 unit server. 

Perangkat digital terpadu tersebut telah diisi dengan lebih dari 7.000 konten edukasi berkualitas, mulai dari e-book hingga video pembelajaran, yang dapat diakses sepenuhnya tanpa memerlukan jaringan internet.

​Pelaksanaan program di Desa Nepo ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara BINUS University, komunitas Pasere Kolektif, serta Founder SI Public Speaking, Ilham.

​Dengan bergabungnya Desa Nepo, wilayah ini kini resmi menjadi bagian dari jejaring 80 titik desa yang tersebar dari Aceh hingga Papua dalam menerima fasilitas PusGita. 

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menunjang kegiatan belajar mengajar bagi para pelajar, tenaga pendidik, hingga masyarakat umum di pedesaan.

​Kepala Desa Nepo, Muhammad Toaha, menyambut antusias serta memberikan apresiasi tinggi atas masuknya program digitalisasi literasi di wilayah yang dipimpinnya.

​"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas inisiatif dari BINUS University. Fasilitas perpustakaan digital offline ini sangat relevan dengan kebutuhan desa kami untuk mengatasi keterbatasan akses jaringan internet, " ujarnya.

​Sebagai langkah konkret untuk memastikan keberlanjutan program (sustainability), pengelolaan fasilitas PusGita selanjutnya akan diserahkan langsung kepada kelompok pemuda Desa Nepo.

"Program ini memberikan kemudahan akses ke ribuan materi pendidikan secara gratis, dan kami yakin ini akan sangat membantu percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Nepo, " tambah Toaha, yang akrab dipanggil Pitung.

​Para pemuda lokal tersebut akan memegang peran kunci dalam menyelenggarakan program pendampingan serta pengajaran literasi secara berkala bagi anak-anak di desa. 

Sinergi yang kuat antara akademisi, komunitas, dan pemuda lokal ini membuktikan bahwa keterbatasan infrastruktur internet tidak lagi menjadi penghalang untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas di daerah.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |